pernyataan yang tepat berhubungan dengan gen letal dominan adalah

adanyamutasi gen. Pernyataan yang benar adalah nomor b. 1 dan 3 . a. 1, 2, dan 3 c. 2 dan 4 b. 1 dan 3 c. 2 dan 4 d. 4 d. 4 e. 1, 2, 3, dan 4 e. 1, 2, 3, dan 4 13. Salah satu bukti adanya evolusi adalah homologi. Anggota-anggota tubuh ber-ikut yang tidak homolog adalah . a. kaki manusia dengan kaki ayam b. sirip depan ikan paus dengan Bila ada satu atau beberapa gen yang bermutasi, maka akan menyebabkan terjadinya perubahan keseimbangan genetic didalam suatu populasi. Contoh : Gen a yang mempengaruhi bulu tikus berwarna putih normal, bermutasi menjadi gen A yang menyebabkan bulu tikus berwarna kuning, tetapi letal bila didalam keadaan homozigot resesif. Mainidea adalah pernyataan umum (general statement) yang mencakup keseluruhan paragraf. Main idea b iasanya d ap at disimpulkan dari dua atau tiga kalimat awal suatu paragraf. Main idea biasanya berupa sebuah kalimat, sedangkan topikberupa kata atau frase. Tips Menjawab Soal • Bacalah dua atau tiga kalimat awal setiap paragraf. Pernyataanyang tepat . Pasangan y tidak harus t (timin) Pernyataan Yang Tepat Berkaitan Dengan Untai Dna Tersebut Adalah. Agar muat di dalam sel, maka dna digulung dengan membentuk struktur yang disebut kromosom. Jumlah nukleotida pada rantai dna tersebut adalah 4 1 bentuk stuktur untai ganda (heliks ganda), panjang untai pendek, tunggal. Bilafrekuensi gen yang satu dinyatakan dengan simbol p dan alelnya dengan simbol q, maka secara matematis hukum tersebut dapat ditulis sebagai berikut: Contoh penggunaan hukum ini adalah sebagai berikut: 1. Bila dalam suatu populasi masyarakat terdapat perasa kertas PTC 64% sedangkan bukan perasa PTC (tt) 36%, a. Site De Rencontre Dans Le Monde Entier. BerandaPernyataan yang tepat mengenai alel letal dominan ...PertanyaanPernyataan yang tepat mengenai alel letal dominan adalah ….seseorang dengan gen Hh akan mengalami letalseseorang dengan gen hh akan mengalami letalseseorang dengan gen ThTh akan mengalami letalseseorang dengan gen Thth akan mengalami letalseseorang dengan gen thth akan mengalami letalRUMahasiswa/Alumni Universitas Negeri YogyakartaJawabanjawaban yang benar adalah yang benar adalah letal dominan adalah kondisi individu akan mengalami letal atau kematian akibat gen dominan yang muncul. Letal akan terjadi jika individu memiliki genotip homozigot dominan. Semisal ThTh atau HH. Dengan demikian jawaban yang benar adalah letal dominan adalah kondisi individu akan mengalami letal atau kematian akibat gen dominan yang muncul. Letal akan terjadi jika individu memiliki genotip homozigot dominan. Semisal ThTh atau HH. Dengan demikian jawaban yang benar adalah pemahamanmu bersama Master Teacher di sesi Live Teaching, GRATIS!367©2023 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia Disadari atau tidak, kita seringkali membandingkan warna kulit, mata, dan bentuk rambut dengan orang apakah memiliki kemiripan atau tidak. Adanya kemiripan secara fisik ini berasal dari campuran gen atau disebut pewarisan sifat/hereditas. Pada proses terjadinya pewarisan sifat, terdapat bentuk-bentuk tertentu atau pola-pola dalam mewariskannya, salah satunya adalah gen letal. Pada dasarnya ada beberapa macam pola pewarisan sifat/hereditas, termasuk pautan gen gene linkage, pindah silang crossing over, gagal berpisah non disjunction, dan gen letal. Nah pada materi kali ini kita akan membahas mengenai gen letal, apa itu? Gen letal biasa disebut atau dikenal dengan gen kematian merupakan gen dalam keadaan homozigot akan mengakibatkan kematian pada suatu individu. Sedangkan dalam keadaan heterozigot, suatu individu dapat bersifat normal atau subletal. Gen letal dibedakan menjadi dua jenis, yaitu gen letal resesif dan dominan. Gen letal resesif adalah gen yang dalam keadaan homozigot resesif akan mengakibatkan kematian pada suatu individu. Beberapa contoh penyakit atau kelaianan yang disebabkan oleh ini adalah klorosis. Baca juga Peranan Materi Genetik Dalam Pewarisan Sifat Klorosis merupakan salah satu kelainan herediter pada tumbuhan yang ditandai dengan daun yang tidak berklorofil sehingga semua bagian kecambah berwarna pucat. Individu normal yang mempunyai daun berwarna hijau tua bergenotipe II, sedangkan tumbuhan dengan daun berwarna hijau kekuningan memiliki genotipe II. Tumbuhan yang terkena klorosis memiliki genotipe II. Sementara itu, gen letal dominan adalah gen yang ketika dalam keadaan homozigot dominan mengakibatkan kematian pada suatu individu. Beberapa contoh penyakit atau kelainan yang disebabkan oleh ini antara lain Tikus berambut kuning, memiliki genotipe YY bersifat letal dan biasanya embrio tikus ini memiliki perkembangan yang singkat, kemudian mati dan diserap oleh tubuh induk. Tikus bergenotipe Yy akan memiliki rambut kuning dan yy merupakan tikus normal. Ayam redep, mempunyai kelainan herediter pada proses pembentukan tulang sehingga tulang tidak normal. Ayam bergenotipe CC bersifat letal dan ayam bergenotipe Cc mempunyai kelainan berupa kaki yang pendek. Sementara itu ayam normal akan memiliki genotipe cc. Please follow and like us Kelas Pintar adalah salah satu partner Kemendikbud yang menyediakan sistem pendukung edukasi di era digital yang menggunakan teknologi terkini untuk membantu murid dan guru dalam menciptakan praktik belajar mengajar terbaik. Related TopicsBiologiGen LetalPewarisan Sifat You May Also Like PertanyaanGen letal adalah gen yang dalam keadaan homozigot menyebabkan kematian. Pernyataan yang tepat berhubungan dengan gen letal dominan ....Gen letal adalah gen yang dalam keadaan homozigot menyebabkan kematian. Pernyataan yang tepat berhubungan dengan gen letal dominan .... terpaut pada kromosom kelamin menyebabkan kematian postnatal hanya diperoleh dari ayahnya genotipe heterozigot berfenotipe cacat genotipe homozigot berfenotipe normal Jawabanpilihan jawaban yang tepat adalah jawaban yang tepat adalah letal merupakan gen yang ketika dalam keadaan homozigot menyebabkan kematian. Pada kasus gen letal dominan, kematian akan terjadi pada gen homozigot dominan. Organisme dengan gen heterozigot akan mengalami kecacatan sementara pemilih gen homozigot resesif menunjukkan kondisi normal. Dengan demikian, pilihan jawaban yang tepat adalah letal merupakan gen yang ketika dalam keadaan homozigot menyebabkan kematian. Pada kasus gen letal dominan, kematian akan terjadi pada gen homozigot dominan. Organisme dengan gen heterozigot akan mengalami kecacatan sementara pemilih gen homozigot resesif menunjukkan kondisi normal. Dengan demikian, pilihan jawaban yang tepat adalah D. Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher di sesi Live Teaching, GRATIS!15rb+Yuk, beri rating untuk berterima kasih pada penjawab soal!MTMohammad Tsalits Fahmi Yohansyah Pembahasan lengkap banget Ini yang aku cari! Mudah dimengerti Bantu banget Makasih ❤️ANAditya Nur Anugrah Pembahasan lengkap banget Ini yang aku cari! Mudah dimengerti Bantu banget Makasih ❤️SFSiska FridantiBantu banget. Makasih ❤️ Gen letal/lethal gene adalah gen yang dapat menyebabkan kematian suatu individu. Kematian yang disebabkan oleh gen ini dapat terjadi saat perkembangan embrio, setelah lahir, atau menjelang dewasa. Gen letal dapat muncul karena faktor keturunan atau mutasi yang terjadi karena pengaruh lingkungan. Gen letal dapat dibedakan menjadi letal dominan dan letal resesif. Letal dominan adalah gen dominan yang dapat menyebabkan kematian individu baik dalam keadaan heterozigot maupun homozigot, sedangkan letal resesif adalah gen resesif yang dapat menyebabkan kematian dalam keadaan homozigot. Gen letal dominan Gen letal dominan teramati pertama kali pada tikus yang berbulu kuning. Ketika tikus berbulu kuning heterozigot Kk dikawinkan dengan tikus berbulu kuning heterozigot Kk, akan diperoleh keturunan tikus berbulu kuning dan tikus berbulu hitam dengan rasio fenotip tikus kuning tikus hitam = 2 1. Padahal berdasarkan hukum mendel I tentang persilangan monohybrid satu sifat beda akan menghasilkan perbandingan fenotip 3 1. Mengapa perbandingan yang muncul dari perkawinan tikus tadi menghasilkan rasio 2 1? Ternyata setelah diteliti lebih lanjut, anak-anak hasil perkawinan tikus kuning tersebut tidak ada yang memiliki genotip homozigot dominan. Anak tikus dengan genotip KK akan mati dalam kandungan karena akan membentuk protein tertentu yang bersifat mematikan. Peristiwa tersebut adalah contoh gen dominan homozigot yang akan membuat embrio mati ketika masih dalam kandungan. Perhatikanlah bagan di bawah ini. Contoh gen letal dominan lain terdapat pada penyakit Huntington. Kelainan ini menyebabkan seseorang tidak dapat mengontrol pergerakan tubuh dan emosi, kehilangan kemampuan berpikir serta dapat menyebabkan ini disebabkan oleh gen dominan H yang dalam keadaan heterozigot Hh telah dapat menyebabkan munculnya penyakit huntington. Kelainan ini akan muncul ketika seseorang telah berumur 30-an atau 40-an, dan penderita sangat rentan mengalami kematian. Contoh lainnya adalah pada penyakit achondroplasia, atau kelainan yang menyebabkan seseorang bertubuh kerdil. Penyakit ini disebabkan oleh gen dominan D yang menyebabkan pertumbuhan tulang tidak normal sehingga tidak tumbuh tinggi seperti orang normal. Gen yang muncul dalam keadaan heterozigot Dd akan menyebabkan kekerdilan. Namun apabila gen ini muncul dalam keadaan homozigot DD dapat menyebabkan kematian. Gen letal resesif Gen letal resesif akan menyebabkan kematian hanya bila muncul dalam keadaan homozigot. Contoh gen letal resesif adalah pada tumbuhan albino yang tidak mampu menghasilkan klorofil. Tumbuhan yang tidak menghasilkan klorofil akan segera mati ketika masih embrio atau beberapa saat setelah berkecambah. Tumbuhan yang tidak mempunyai klorofil tidak dapat melangsungkan fotosintesis untuk menghasilkan makanan dan energi. Perhatikanlah bagan di bawah ini. Contoh gen letal resesif lain terdapat pada penyakit cystic fibrosis. Penyakit ini diakibatkan oleh gen resesif yang baru akan memunculkan kelainan ketika muncul dalam keadaan homozigot. Penyakit ini menyebabkan penimbunan lendir pada jaringan sehingga menimbulkan gangguan penyerapan nutrisi, bronkhitis, dan infeksi bakteri. Apabila tidak teratur mendapat perawatan medis, penderita cystic fibrosis akan meninggal sebelum berumur 5 tahun. Eritrosit normal dan eritrosit pada anemia sel sabit Contoh lainnya adalah anemia sel sabit yang menyebabkan eritrosit sel darah merah berbentuk tidak normal. Eritrosit normal memiliki bentuk bikonkaf, sedangkan pada kelainan ini eritrsit akan berbentuk seperti bulan sabit. Bentuk yang tidak normal ini dapat menyebabkan penyumbatan pembuluh darah sehingga aliran darah terganggu. Kematian dapat terjadi bila muncul penyumbatan di organ-organ penting seperti otak dan jantung. Penyakit ini disebabkan oleh gen resesif yang muncul dalam keadaan homozigot. 1. Lalat Drosophila melanogaster tubuh abu-abu sayap panjang disilangkan dengan tubuh hitam sayap kisut, ternyata dihasilkan keturunan 49 tubuh abu-abu sayap panjang 50 tubuh hitam sayap kisut, maka peristiwa di atas menunjukkan telah terjadi….. a. Crossing over b. Nondisjuction c. Terangkai sempurna d. Pautan sex e. Gen / alel bebas Jawaban D 2. Disilangkan ayam berpial walnut PPRr dengan ayam berpial grigi ppRr. Kemungkinan keturunan yang memiliki fenotif sama dengan induk adalah… a. 25 % b. 37,5 % c. 50 % d. 75 % e. 100 % Jawaban D 3. Gen-gen yang terapaut kromosom seks X dan baersifat resesif antara lain… 1 Buta warna 2 Muscular distropy 3 Hemofilia 4 Ichtyosis Jawaban B 1 dan 3 4. Anadontia ditentukan oleh gen resesif yang terpaut kromosom x. Penikahan suami istri normal untuk sifat anadontia mempunyai 2 anak perempuan normal dan 1 anak laki-laki anadontia. Dari kasus ini bisa disimpulkan.. a. Ibu homozigot dominan b. Ibu homozigot resesif c. Ayah homozigot dominan d. Ibu carier e. Ayah carier Jawaban B 5. Gen letal adalah yang dalam keadaan homozigot menyebabkan kematian. Pernyataan yang tepat berhubungan dengan gen letal dominan… a. Terpaut padakromosom kelamin b. Menyebabkan kematian postnatal c. Hanya diperoleh dari ayahnya d. Genotipe geterozigot berfenotip cacat e. Genotipe homozigot berfenotip normal Jawaban E 6. Pindah silang yang terjadi antar kromatid dari kromosom homolognya sering terjadi saat… a. Profase b. Metafase c. Anafase d. Telofase e. Interfase Jawaban A 7. Bayi penderita erythroblastosis lahir dari pasangan… a. Ibu Rh negatif ayah Rh negatif b. Ibu Rh positif ayah Rh positif c. Ibu Rh negatif ayah Rh Positif d. Ibu Rh positif ayah Rh negatif e. Ibu dan ayah yang berbeda Rhesusnya Jawaban A 8. Brakidaktili merupakan gen dominan yang letal. Jika seorang wanita menderita Brakidaktili dan buta warna , maka wanita tersebut mewarisi gen… a. Brakidaktili dari ibu dan buta warna dari ayah b. Brakidaktili dari ayah dan buta warna dari ibu c. Brakidaktili dari ayah dan ibunya dan buta warna dari ayah atau ibu d. Brakidaktili dari ayah atau ibunya dan dan buta warna dari ayah atau ibunya e. Brakidaktili dan buta warna dari ayah dan ibunya Jawaban E 9. Dalam tubuh dan sel kelamin terdapatautosom dan kromosom seks. Pada ovum manusia terdapat… a. 22 autosom + X b. 22 autosom + Y c. 22 autosom + XX d. 22 autosom + YY e. 44 autosom + XX Jawaban A 10. Apabila terjadi perkawinan antara parental bergolongan darah A heterozigot dengan B heterozigot , maka kemungkinan golongan darah anak – anaknya adalah… a. A dan B b. A dan AB c. AB dan O d. A,B,AB dan O e. B dan AB Jawaban D Prediksi Soal SPMB 1. Pada tumbuhan Linnaria marocana berbunga merah disilangka dengan yang berbung ungu tidak akan menghasilkan keturunan yang berbunga putih. SEBAB Linnaria marocana berbunga putih hasil interaksi antara gen resesif homozigot a dan b Jawaban A Pernyataan benar alasan benar 2. Pasangan suami istri yang mungkin mempunyai anak bergolongan darah A adalah….. 1 A dan B 2 B dan AB 3 A dan O 4 AB dan AB Jawaban A 1,2,3,4 3. Seorang wanita normal memiliki ayah buta warna, menikah dengan pria normal. Kemungkinan keturunannya adalah… 1 50 % laki – laki bermata normal 2 50 % wanita normal carier 3 50 % laki – laki buta warna 4 25 5 wanita normal homozigot Jawaban D 4 4. Disilangkan gandum hitam HhKk dengan gandum kuning hhKk. Berapa kemungkinan dihasilkan gandum berfenotif putih? a. 0 % b. 12,5 % c. 37,5 % d. 25 % e. 50 % Jawaban A 5. Pernikahan antra wanita dan laki – laki yang keduanya normal menghasilkan seorand anak laki – laki yang kretinisme dan albino. Dari kasus tersebut dapat disimpulkan bahwa a. Gen kretinisme dan albino berasal dari ibu b. Gen kretinisme berasal dari ayah dan ibunya, gen albino berasal dari ibu c. Gen kretinisme berasal dari ayah dan ibunya, sedangkan gen albino berasal dari ayahnya d. Gen kretinisme dan albino berasal dari kedua orang tuanya yang bertindak sebagai carier

pernyataan yang tepat berhubungan dengan gen letal dominan adalah